Menurut temen gue yang tinggal di Depok, di kota-kota besar kayak Jakarta atau Bandung homo bukan lagi hal yang mengherankan. (Tapi masih lebih parah dari LUAR NEGERI)
Dia cerita lagi, kalau di kampusnya Cuma ada 3 janis lelaki, yaitu gay, bisex dan lekong(banci). Gue Cuma ngakak aja seh, kalau orang-orang kampus yang bersangkutan tau hal itu mungkin ada sebagian yang nggak terima. Sebagian mungkin terima Karena mereka bagian dari itu :P.Gue juga pernah tulis di status Ym gue “ basmi homo-homo di muka bumi ini” temen gue itu langsung instrupsi dan bilang kalau setengah populasi di kampusnya bakalan musnah kalau homo-homo dibasmi. Gue ngakak lagi. Dia juga cerita tentang himaho (himpunan mahasiswa homo) yang dipelopori 2 kampus terkenal di Indonesia. Gue masih ragu, ini benar apa nggak. Dia berani taruhan, dan nyuruh gue ke Depok dan bakal dikenalin sama temennya yang gay. Nice,..gue penasaran sama kehidupan para homo.
Sampe akhirnya gue mencari factor-faktor penyebab Gay:
Asal muasal mengapa pria dapat berubah haluan menjadi gay, ternyata ada lebih dari satu. Bailey et al (dalam Crookss & Baur, 2006) mengemukakan beberapa sudut pandang mengenai mengapa seseorang menjadi homoseksual. Pertama, dari sudut pandang genetis. Ada yang mengatakan bahwa seorang gay memiliki faktor biologis, seperti hormon, yang mendukung dirinya memiliki ketertarikan seksual terhadap sesama lelaki.
Tidak kalah serunya, gay dilihat dari sudut pandang psikoanalisis. Para tokoh yang memiliki sudut pandang psikoanalisis atau dapat disebut kaum Freudian, menyetujui bahwa bayi adalah Polymorphus Perverse, yaitu arah dari seksualitas bayi sama sekali tidak memiliki perbedaan baik laki-laki ataupun perempuan. Bayi mengarahkan seksualitasnya menuju objek yang 'pantas' dan dianggap 'tidak pantas'.
Lain lagi halnya dengan pandangan dari teori belajar. Manusia adalah makhluk seksual, namun manusia bukanlah makhluk heteroseksual atau homoseksual. Jadi, hanya melalui pembelajaran, manusia mengetahui bahwa manusia tersebut akan menjadi homoseksual atau heteroseksual.
Terakhir ada pandangan yang menitikberatkan pengaruh dari lingkungan sekitar, yaitu pengaruh sosiokultural. Contoh yang paling mudah adalah pengaruh dari 'labelling'. Andaikan kita memberikan label kepada teman kita bahwa ia adalah homoseksual, lama kelamaan, meskipun teman kita adalah laki-laki normal, akan berpikir mengenai apa yang dikatakan oleh orang-orang di sekitarnya. Kemudian dari proses tersebut, ada kemungkinan bahwa teman kita tersebut memiliki kepercayaan diri yang rendah atau mudah terpengaruh kata-kata orang lain, dan jadilah seorang homoseksual. (Khrisnaresa)
Untuk factor yang terakhir, lingkungan disekitar gue juga pada suka ngata-ngatain sesorang itu gay. Wah, gue jadi takut kalau temen cowok gue yang jadi korban becandaan itu malah mempertanyakan ke tulenannya! Terus berubah haluan jadi gay. Jangan sampe dyeh.
Gue juga udah baca buku heteropobia yang di tulis seorang cong (baca: bencong) berna Fa. Si Cong dan kehidupan homoseksualnya. Si Cong dan kehidupan percintaannya dengan lelaki. Si Cong dan the biggest secret in the worldnya bahwa dirinya homo. Si cong yang marah besar kalau ada yang anggap kalau homo itu suatu penyakit, karena si Cong bangga dia homo!! YES, I am Gay! Do You Have Problem With That? (smile if you are gay too!)
Gue juga baca buku lelaki terindah kata Andrei aksana. Cover bukunya dada six pack kaya iklan susu L-Men Loh…Buku ini penu kata-kata manis penuh sanjungan itu diutarakan untuk seorang lelaki. Gue ngerasa itu ga pantas. Tapi apalah daya, menurut cerita lelaki terindah memang pantas untuk disanjung karena kesempurnaannya. What ever… itu cinta Valent dan Rafky yang memang sungguh indah (bagi para gay), tapi nista menurut gue.
Hampir sama kaya sebuh film yang berjudul Brokeback Mountain, film bersetting tahun 1963an. Tentang cinta 2lelaki juga. Sampe akhirnya mereka berpisah, dan punya kehidupan rumah tangga normal dengan seorang wanita dan anak. Suatu hari mereka bertemu kembali, dan benih2 cinta pun bersemi kembali. Sampe istrinya Ennis tau kalau suaminya adalah gay! Bayangin perasaan istrinya Ennis??! Sampe akhirnya mereka bercerai. Haaa…dan sampe akhirnya hubungan Ennis dan cowoknya, Jack berlangsung 20 tahun. Dan gue nggak tau si Ennis berhenti jadi gay apa nggak, begitu lelaki tercintanya meninggal. Mengharukan!
Gue udah buka situs para gay, banyak banget para gay berburu lelaki. Padahal dari poto-poto yang dipajang, nggak semua poto kebaca sebagai “gay banget”. Ternyata biro jodoh gay pun udah beranggota buanyak sekali. Mendunia!
Para gay, beranggapan kalau cinta ya cinta, suka ya suka, dan
Kalau ada kesempatan, gue pengen banget discuss sama seorang Gay. Banyak yang ingin gue tanyakan. Are you gay dude? Plis come with me…*_*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar