Peribahasa Pencinta Wanita
Kali ini, yang akan diposting adalah peribahasa. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, peribahasa didefinisikan sebagai kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, bersifat ringkas dan padat, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau yang berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku. Peribahasa yang akan diposting adalah peribahasa yang terpleset, tapi ada maksud baiknya. Begini, peribahasa berikut peribahasanya para pencinta wanita. Cinta di sini ialah menurut salah satu dosen Psikologi Univ. Atmajaya, yaitu intimate, desire, dan commitment. So, yang ditekankan di sini adalah komitmennya sehingga diharapkan tidak terjadi misunderstanding, artinya dirasa pembaca bahwa postingan berikut menjerumuskan ke hal – hal yang agak aneh dan sedikit menyimpang.
Berikut peribahasa – peribahasanya.
- “Di mana bumi dipijak, di sana wanita dicinta.”
- “Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, lain kota lain pula wanitanya.”
- “Sehati demi sehati, lama – lama menjadi istri.”
- “Sekali merayu, dua tiga wanita tergandengi.”
- “Ada wanita dibalik batu.”
- “Bagai wanita dalam selimut.”
- “Berguru kepalang ajar, bagai wanita kembang dicinta.”
- “Tak ada rotan, wanitapun jadi.”
- “Dikasih hati minta wanita.”
- “Duduk sama rendah, tegak sama wanita.”
- “Gajah di pelupuk mata tidak tampak, wanita di seberang lautan tampak.”
- “Guru kencing berdiri, guru bukanlah wanita.”
- “Ilmu wanita, makin berisi, makin sulit merunduk.”
- “Wanita lama dicampak buang, wanita baru dicari pula.”
- “Lempar batu sembunyi tangan, cinta wanita sembunyi hati.”
- “Main api hangus, main air basah, main wanita juga basah.”
- “Malu bertanya, sesat di jalan, malu wanita, bakal kesepian.”
- “Sejelek – jelek wanita, pasti dicinta, secantik – cantik wanita, lebih dicinta.”
- “Siang bermatahari, malam berbulan, siang malam berwanita.”
- “Tak ada wanita yang tak cantik.”
- “Hancur badan dikandung tanah, wanita cantik dikenang jua.”
- “Harimau mati meninggalkan belang, wanita pergi haruslah dikenang.”
*nyolong dari blog -lelaki- sebelah!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar